Pendidikan : Apabila Uang Sudah Menjadi Tuhan

|
Bismillahirrahmanirrahim.


Siapa sih yang ndak mau uang? Sudah pasti semua orang yang masih "waras" membutuhkan yang namanya uang. Banyak di antara kita yang bekerja siang dan malam demi uang, bahkan anak kecilpun merengek - rengek minta uang untuk membeli jajanan. Kita tidak memungkiri bahwa kita membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun bukan berarti kita lantas menjadikan semua hal menjadi sumber penghasilan uang tanpa melihat apakah hal itu dilarang Allah atau tidak. 

Banyak juga yang melakukan kezaliman kepada alam (merusak alam), menzalimi hak2 manusia lain, hanya untuk memuaskan keinginannya menyukseskan suatu proyek, yang ujung2nya juga uang. Ada juga orang yang tega mempermak sedemikian besar anggaran proyek pembangunan umum, agar banyak "saldo" yang masuk kantongnya. Ada juga yang tega memanfaatkan kekuasannya untuk "mengeruk" banyak uang dgn korupsi. Bahkan yang lebih parah ada orang tega membunuh orang tuanya, atau saudaranya, atau temannya, gara2 tidak dipenuhi keinginannya. Jadi, hati2lah dalam memikirkan masalah uang dan harta, karena bisa jadi itu menjadi hal yang kita ambisikan sampai mengalahkan ketaatan kita pada Allah.

Tanpa disadari atau tidak orang semacam itu bukan lagi takut dan taat kepada Allah, mereka lambat laun sudah menyembah dan taat kepada uang. Diantara penyebab tingginya tingkat kejahatan, seperti pencurian, perampokan, penipuan dan berbagai perbuatan kriminal yang merugikan masyarakat disebabkan karena tingginya tingkat pengangguran yang juga juga berujung pada tingginya tingkat kemiskinan. Kemiskinan yang tanpa disertai ketabahan dan kesabaran apalagi tanpa didasari oleh nilai-nilai keimanan dan moral yang baik, maka akan memunculkan orang-orang yang memilih jalan pintas dan menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan.

Diantara penyebab tingginya tingkat kejahatan, seperti pencurian, perampokan, penipuan dan berbagai perbuatan kriminal yang merugikan masyarakat disebabkan karena tingginya tingkat pengangguran yang juga juga berujung pada tingginya tingkat kemiskinan. Kemiskinan yang tanpa disertai ketabahan dan kesabaran apalagi tanpa didasari oleh nilai-nilai keimanan dan moral yang baik, maka akan memunculkan orang-orang yang memilih jalan pintas dan menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan.

 “Carilah kebahagiaan hidup di akhirat itu dengan apa-apa yang dikaruniakan Tuhan kepadamu dan jangan lupakan porsimu dari kehidupan dunia.” (QS. Al-Qashash: 77).

Apabila kebutuhan dan uang kita sudah tercukupi, apakah ini menjamin kita bahagia ? Tidak ...!!! Ada sebagian orang yang bergelimang harta dan memanfaatkan uang nya untuk menindas yang lemah. Hak dan kedamaian orang yang membutuhkan uang justru dibeli. Kita semua sudah pernah melihat penindasan kepada kaum yang lemah, seperti penindasan negara barat di timur tengah. Sebagai remaja Muslim alangkah indahnya jika kita memahami semua Hidayah yang Allah berikan kepada kita, bersyukur akan hidayah Nya merupakan benteng kita ketika kesulitan hidup sedang melanda kita.

Sebagai renungan kehidupan kita, janganlah kita menyalah gunakan uang sebagai alat untuk memperalat dan menindas kaum yang lemah, begitu pula janganlah kita mencari uang dengan jalan pintas. Uang bukanlah satu-satunya jaminan kita untuk hidup bahagia. Jangan sampai uang yang mengendalikan kita, yang akhirnya kita egois dan menyombongkan diri. Apalagi sampai memutuskan tali silaturrahmi terhadap saudara-saudara kita. ( Naudzubillah)

Selagi kita cukup, alangkah bijak jika kita membantu keluarga, saudara, sahabat dan anak yatim ( panti asuhan ) untuk bisa merasakan sedikit kebahagiaan. Toh di akhirat nanti merekalah yang meringankan / memudahkan ketika kita di hisab di yaumil qiyamah kelak. Amin.

Semoga bermanfaat


Backlink here..

78 komentar:

  1. Antara harta dan kebahagiaan adalah dua hal yang berbeda tapi banyak yang membuatnya sama.Uang atau harta memang menjadi salah satu penunjang kebahagiaan.Padahal kebahagiaan itu sendiri bisa didapatkan dengan lebih mengenal dan mendekatkan diri pada Tuhan YME.
    Contoh bahwa uang bukan menjamin kebahagiaan : Artis hollywood yang mati atau bunuh diri karena merasa kesepian padahal kaya.
    Sesuai ayat di atas,yang pertama harus diraih adalah bekal diakhirat setelah itu dilanjutkan mengurus duniawi.Mudah-mudahan akan bahagia lahir batin.
    Sampai jumpa (p)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang sharusnya berimbang antara duniawi dan akhirat mas :)
      Kalau artis indo gmn mas :d
      Amin :)

      Hapus
    2. Yg Indo gemar cari pasangan baru tuh...

      Hapus
    3. Kalau artis indo setidaknya punya bekal agama yang cukup jadi tidak sampai parah seperti artis luar negeri.
      Apakah Mba indah tahu? kenapa saya selalu berkomentar menggunakan bahasa indonesia yang baku?karena komentar kita dinilai juga loh sama om robot. :-#

      Hapus
  2. Uang emang bikin mabuk kepayang ya mbak indah
    jadi buat lupa sama segalanya..
    #seperti lagu

    BalasHapus
    Balasan
    1. mabuk lagiiii ach.. mabuk lagiiii..
      judi lagiiiii ach.. judi lagiiii..

      =))

      Hapus
    2. mabuk janda yang paling asik...:-)

      Hapus
    3. Mas Budi Os : Lagu apaan tuh?
      Mas Andy B : Suka dangdut yah..hafal betul :))
      Mas Ks : Huh ... Tuh mpok nori janda mas :d

      Hapus
    4. Uang sih butuh (banget), tapi uang bukan segalanya. (kata NN).. :)

      Hapus
  3. Memang uang bisa bikin
    orang senang bukan kepalang..
    Namun uang bisa juga bikin orang mabuk kepayang..
    Lupa sahabat, lupa kerabat, lupa saudara, mungkin juga lupa ingatan..
    oh.. uang.. lagi-lagi uang..
    :-b 8-) x-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tp kalau ndak punya duit pusing kan?
      Apa lg tgl tua nih =))

      Hapus
    2. Hahaha... kelendarku koq tdk ada tulisan tangga tua atau tanggal muda yaaa.. salah beli kalendar kali yaa.. semuanya sama.. kantong selalu tdk ada isinya :d :-d

      Hapus
  4. uang bukan segalanya,tapi segalanya butuh uang :p
    #betul gak sih.....(rogoh saku celana sapa tau masih ada receh)

    BalasHapus
    Balasan
    1. pasti bolong tuh saku celananya.. :))

      Hapus
    2. Hahah.... Klw mas reo sih suka ringgit =))
      Hah...bolong ?

      Hapus
  5. oalahhh,,, tak kirain mau jualan obat merah, ternyata kertas'y yg warna merah to?

    judule : Ketika uang sudah di-Tuhan-kan (h)

    BalasHapus
  6. hubbud dun ya ro'su kulli khoti'atin (cinta dunia pangkal dr segala kerusakan) :-t

    BalasHapus
  7. ship mbak,,,
    wajib direnungkan nih,...
    realita nya ,,uang mmang bisa menyilaukan segalanya!!!!

    BalasHapus
  8. waduuuh.. telat..

    Bpk. DR IR Soekarno dan bpk DR H Mohammad Hatta yang saya selalu nantikan kehadirannya. Mengapa kalian tidak pernah betah tuk slalu diam dalam dompetku yang malang.? :-(

    BalasHapus
    Balasan
    1. emang malang mana sob?

      coba di Denpasar, pasti betah..*Upss

      Hapus
    2. Wah ...mas andy di suruh ke Denpasar. Ada apa nih?
      Mas Ks kangen mas mas andy yah :d

      Hapus
  9. Wah ini sebuah renungan, sangat realita. TQ
    Saya melihat kiri kanan sekeliling saya, ada yang punya banyak harta tapi kayaknya kurang bahagia (selalu merengut), ada yang miskin sejak pertama saya lihat sampai kini namun kayaknya santai barangkali bahagia ya....

    Ohya saya member #146, follow balik ya...
    Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu dia Pak klw kurang bersyukur :)
      Follow sukses pak

      Hapus
  10. Kunjungan rutin.banyak ilmu yang saya dapatkan dari blog ini,terimakasih

    BalasHapus
  11. bener tuch sobat.. kemaren saya juga bahas uang di fb..

    karena banyak orang menempuh pendidikan dengan menempuh jalan pintas, dan syaratnya ya "uang" tentunya, orang pinter sekarang kalah dengan uang, yang kaya selalu menang..

    asem tenan, sayang aku wong ra nduwe..hehehehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mas...apa lg aku...ora duwe blas :)

      Hapus
  12. uang...lagi lagi uang, benda ciptaan manusia yang kadang bisa menyesatkan dan membuat kita lupa pada-NYA.
    moga kita tidak termasuk didalamnya...aaaamiiin

    BalasHapus
  13. Inget sama Nicky Astria .. gara-gara uang lupa sahabat lupa kerabat
    yang paling parah lupa sang pemberi rahmat ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Inget pacarnya donk mas.kasihan dia :d

      Hapus
  14. Uang itu sudah menjadi kekasih untuk sebagian orang yg mengidolaknnya secara lebih pula..
    mudah2n kita termasuk dalam kategori Madya, dan selalu bersahaja.. :)

    BalasHapus
  15. Hidup terdiri hanya 2 kata saja yaitu "Terima kasih"... TERIMA dari yang Maha Kuasa dan KASIH kepada sesama yang membutuhkan... uang hanyalah sarana kita atau tool kita utk berbagi.. jadi seyogyanya tidak ada yang perlu didewakan dr uang....semoga kita selalu bisa mensyukuri nikmat Alloh sampai hr ini... met pagi sobat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups..betul banget. biar imbang :)
      Amin

      Hapus
  16. hadir di pagi hari....
    saya tadi mau komen apa ya, ko' jadi lupa...:-?

    BalasHapus
  17. bermanfaat artikel nya sist, terimakasih. daripada menindas yang lemah,lebih jika bersedekah..

    BalasHapus
  18. Kaya tak sll berlimpah materi, tak jg sll bahagia. Krn bahagia bkn krn mmiliki sgalax namun krn brsyukur dgn smua hal sederhana yang kita miliki.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener apa kt mbak, uang bukanlah jln satu2 nyautk mencari kebahagiaan. :) yg terpenting bgmn cara kita bersyukur

      Hapus
  19. Memang gak bisa dipungkiri setiap harinya orang bekerja demi mencari uang,dan uang menjadi keperluan bagi kebtuhan dalam kehidupan ini :)

    BalasHapus
  20. Bener banget, bagi saya uang dan kekayaan harus kita berbagi sebagian kepada orang yang membutuhkan :-d

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups...bener mas. :)
      Mksh sudah berkunjung ya mas

      Hapus
  21. intinya dari apa.yg saya baca adalah kuatkan iman,sholat yg rajin,banyak baca Al-qur'an dan maknanya.
    dan yg penting belajar sabar... karena kesabaran jauh lebih sulit untuk di pelajari..walaupun mudah ..heheh
    dan yg paling penting banget slalu bersyukur...
    sekecil apapun nikmat yg Tuhan berikan slalu ucapkan rasa syukur...itu intinya.
    panjang iah..wakakjkkakak a :-#

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ndak apa2 meski panjang, ntr sy jadikan postingan =))

      Hapus
  22. wah.. bognya rame.. :D pas bgt lagi perdana nih.. :D :d

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kyk pasar ramenya yah =))
      Mksh yah kunjungannya

      Hapus
  23. hehehe... betul banget ntuh... seperti hari ini aku sakit kepala nih... tgl 28 heheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. minum obat merah cap 2 orang mas =))

      Hapus
    2. iya mbak... sekarang ndak usah minum obat, sore tadi sudah terima amplopnya saja udah sembuh, tapi belum lihat isi amplopnya

      Hapus
  24. aamiin ya rabb..

    MONEY

    It can buy a House
    But not a Home

    It can buy a Bed
    But not Sleep

    It can buy a Clock
    But not Time

    It can buy you a Book
    But not Knowledge

    It can buy you a Position
    But not Respect

    It can buy you Medicine
    But not Health

    It can buy you Blood
    But not Life

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow...keren banget, mayan buat puisi :d
      mksh ya mbak atas kunjungannya

      Hapus
  25. sebenarnya kejadian-kejadian yang terjadi di dunia, apakah itu koruptor, maling, tukang palak...disebabkan karena tidak mengsyukuri nikmat ALLAH,
    padahal bila ingin bahagia,,kuncinya adalah selalu bersyukur dalam keadaan apapun, baik suka maupun duka...salam :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget Pak...eh iya, saya kok ndak bisa komen2 di Blog Pak Hari yah? semua artikel di gembok :(

      Hapus
  26. .: Menurut saya Jeng, jadi orang Islam itu lebih baik kaya daripada miskin, karena kemiskinan sangat dekat dengan kekafiran...^-^

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu betul mas, namun sayang saat ini byk org yg mencari uang dgn jalan piintas dan byk jg org kaya menindas yg miskin

      Hapus
  27. bagus sekali post nya mbak indah jadi cerah deh dunia

    BalasHapus
  28. banyak yg hanya mencari Tahta dan Harta di dunia ini :'(

    BalasHapus
  29. hehe..saya geli dengan tulisan di gambar "obat merah"...memang benar2 menjadi obat, dan bahkan tak hanya obat, sudah menjadi buruan yang tak habis2nya diburu...tapi siapa yang ingat sama orang2 yang di foto tsb setiap kali 'kertas' itu dibawa seseorang.... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klw geli jgn lihat gambarnya mas :))
      Mksh supportnya yah ?

      Hapus
  30. bener bgt mba.. renungan buat org2 yg tak bersyukur kepada Allah.. yg penting jalani aja kehidupan ini.. hehe..

    BalasHapus
  31. Your money can't buy your happiness,
    But your happiness makes money follows.

    Uangmu tidak dapat membeli kebahagianmu,
    Tapi kebahagiaanmu bisa membuat uang mengikutimu.

    BalasHapus

PERINGATAN !!!
1. Dilarang Nyepam Disini
2. Dilarang Pipis Disini
3. Dilarang Teriak Disini
4. Dilarang apalagi yah...?

Emoticon Centil Disini
:))
:((
:D
:(
=))
b-(
:)
:P
:-o
:*
:-s
[-(
@-)
=d>
b-)
:-?
:->
X-(

Top